REVIEW
Sepeda Motor Buatan Pabrik Piring
Jumat, 26 Juni 2009
HOREX adalah produsen sepeda motor di Bath Homburg, Hessen, Jerman. Didirikan oleh Fritz Kleemann pada tahun 1923 sebagai anak perusahaan yang memproduksi barang pecah belah Rex (REX Konservenglasgesellschaft bath Homburg). Mereknya sendiri merupakan penggabungan dari Homburg dan Rex. Horex membuat sepeda motor dengan mesin-mesin Columbus 4-tak dari Oberursel (Taunus) yang kemudian mereka melakukan merger pada 1925. Horex mengembangkan rangkaian model dengan mesin Columbus satu silinder mulai 250cc hingga 600cc.
Horex saat itu sudah menggunakan light alloy untuk material pembuatan silindernya dan memiliki performa terbaik sehingga diandalkan di arena kompetisi.
Tahun 1933 mulai memproduksi mesin 2 silinder kembar paralel. Model S6 berkapasitas 600cc, dan S8 berkapasitas 800cc keduanya menggunakan rantai untuk menggerakkan poros bubungan di bagian atas kepala silindernya/OHC (Over Head Camshaft).
Pecahnya Perang Dunia II membuat pabrik ini menghentikan produksinya. Baru pada 1948 mereka kembali melanjutkan dengan memproduksi sepeda motor berkapasitas 350cc silinder tunggal yang diberi nama SB 35 Regina yang sangat sukses di pasaran. Hingga tahun 1953 sebanyak 18.600 unit Regina habis terjual. Tahun 1955 pihak perusahaan mengganti Regina menjadi Resident
.Sementara 'si cantik' Regina tengah sukses meraih keuntungan, tahun 1951 Horex mulai memproduksi sepeda motor bermesin paralel kembar 500cc OHC bertenaga 30 bhp yang diberi nama Imperator. Tiga tahun kemudian Horex mengeluarkan juga model 400cc 26 bhp untuk melengkapi jajaran Imperator yang ada.
Tahun 1960 Daimler-Benz mengambil alih perusahaan ini dan nama Horex pun terkubur dalam catatan sejarah ketika manajemen baru perusahaan ini mengambil keputusan untuk menghentikan pembuatan sepeda motor. (Cdx/dari berbagai sumber)
Previous News






