REVIEW

Berotak Dua Motor yang Menghasilkan Energi Superkencang

Minggu, 17 Agustus 2008
Ramah lingkungan bukan berarti lemah kekuatan. Bumi yang semakin renta tidak kuat lagi menahan gejolak fenomena yang main hari makin tidak bersahabat. Kondisi permukaan pun semakin memanas.

Untuk itu, banyak pabrikan otomotif menghasilkan green car. Kendaraan ramah lingkungan itu diharapkan mampu mengurangi kadar polusi di dunia.

Mobil-mobil "hijau" tersebut bermesin elektrik. Artinya, tenaga memakai baterai, bukan bahan bakar minyak. Tenaga elektrik sering dianggap lemah. Tidak punya daya dorong dan enggan ngebut. Maka, punya mobil elektrik sementara hanya menjadi tanda kepedulian terhadap lingkungan.

Anggapan itu berubah total ketika Ultimate Aero EV hadir. Yakni, sebuah mobil bermesin elektrik yang menghasilkan seribu tenaga kuda. Mobil yang debut prototipenya hadir Februari pada mendatang tersebut dinobatkan sebagai green supercar peraih kecepatan luar biasa.

Saat ini, Shelby Super Car (SSC), produsen mobil itu, sedang menyelesaikan perakitan di tempat yang dirahasiakan. "Saya pikir kami dapat membuat yang lebih cepat, lebih ramping, dan lebih bersih dari pabrikan lain," ujar Jerod Shelby, SSC Founder.

Shelby memang memasang target tinggi. Pabrikan lain berencana meluncurkan produk sejenis dekade mendatang. Sedangkan Shelby berniat mengirimkan produk terbaru itu kuartal keempat tahun depan! Mencuri start? Boleh juga.

SSC juga memperlihatkan sifat tidak mudah puas. Produsen lain bekerja keras meningkatkan performa dengan menggunakan tenaga hybrid. Tapi bagi SSC, itu belum cukup. Tangan cekatan para mekaniknya menghasilkan Ultimate Aero EV yang tidak hanya bebas polusi, tapi juga berbodi supercar.

Otaknya dua mesin elektrik bertenaga masing-masing 500hp. Isi dengan listrik dan bisa digunakan untuk enam tahun mendatang. Performanya jelas bergaya mobil supercepat.

Kendaraan ini mendapat apresiasi positif dari Jay Leno. Dia adalah host populer asal Amerika Serikat yang juga penggemar mobil. Leno mengatakan bahwa itu terobosan luar biasa.

"Yang paling keren mengenai mobil ini adalah mereka (SSC) bilang akan melakukan sesuatu luar biasa. Dan, mereka memang melakukannya," ujarnya.

SSC memiliki filosofi untuk selalu menjadi benchmark, menelurkan produk andal di kelasnya. Rencana berikutnya, dengan Ultimate Aero EV, mereka akan memecahkan rekor mobil elektrik tercepat di dunia.

Teknologi bahan bakar alternatif untuk otomotif memang sedang dikembangkan. Tidak sedikit produsen mobil yang mulai memproduksi mobil dengan teknologi ramah lingkungan itu. Beberapa di antaranya, yang sudah berperan serta, adalah Chevrolet, Cadillac, Toyota, Ford, dan Honda.(*/jpnn)
TOP REVIEW