Gerah Style Elegan, Pilih Gaya Balap

Laju kencang mobil di lintasan balap ternyata tidak hanya menggugah adrenalin para pria. Desain bodi penuh corak didukung oleh performa mesin yang optimal juga menarik perhatian para wanita. Salah seorang di antaranya adalah Susi. Dia terinspirasi mengubah Toyota Celica 2003 miliknya menjadi bergaya racing.
Semuanya berawal dari kegerahan Susi melihat suasana modifikasi mobil di kotanya. Banyak yang memilih aplikasi tema elegan. Penyebab terbanyak tentu karena mobil yang didandani masih menjadi tunggangan sehari-hari.
Susi memiliki pemikiran berbeda. Dia ingin melihat mobil bergaya balap berkeliaran di jalanan. "Senang kalau lihat mobil di jalan yang banyak coraknya," katanya. Itu yang membuat Celica miliknya kini penuh corak cutting sticker keluaran TRD, tuner balap khusus Toyota.
Rencana sudah disusun ketika akhir 2003. Susi mencari mobil ke Surabaya. Toyota Celica memang sudah masuk dalam incarannya. Kebetulan, ada salah seorang pemilik Celica di Kota Pahlawan ini yang ingin menjual tunggangannya. Yang lebih menarik perhatian Susi, di sekelilingnya sudah tertancap body kit asli dari Jepang.
"Pas kalau mau dibuat racing. Tinggal nambah beberapa aksesori," pikirnya kala itu. Kemudian, mobil tersebut dibawa ke bengkel Fraton untuk dipercantik. Pengerjaan diawali dengan penggantian velg. Model asli bawaan pabrik diganti dengan motif palang 10 berwarna hitam. Sewarna dengan bodi mobil. Agar terlihat lebih cekung, tepian velg dicat merah, kontras dengan palangnya.
Pemakaian warna hitam membuat mobil terlihat garang. Namun, belum memenuhi syarat penganut racing look. Bodi harus lebih berwarna. Maka, ditorehkan garis putih dan merah menyilang dari belakang hingga bawah bodi.
Penambahan wing di ujung pintu bagasi dan kap mesin menunjang aerodinamika mobil. Mungkin, tidak benar-benar berfungsi. "Bagus aja buat aksesori," katanya. Beralih ke interior. Tema balap masih menjadi acuan. Bucket seat berlapis kulit warna hitam tertancap di sana.
Sebagai pengaman, seat belt empat titik warna merah dipasang, menambah kuat kesan mobil kencang. Warna hitam juga masih terlihat membalut dasbor, konsol tengah, dan lapisan dalam kedua pintu. Agar terlihat meyakinkan, tabung nitrogen dibiarkan bertengger di antara kedua jok. Komponen itu saat ini masih menjadi hiasan. Sebab, mesin berkekuatan 180hp tersebut tetap dipertahankan.
Sistem audio menjadi bagian yang disentuh terakhir. Susunan komponen-komponennya memenuhi bagasi. Bentuk bagasi yang luas dan terlihat dalam mirip lembah membuat Susi leluasa berkreasi. "Audio penginnya lebih ke SPL. Di dalam, suaranya seperti di kelab malam," jelasnya.
Bagasi kini bukan lagi tempat barang. Penghuninya diganti empat subwoofer berdiameter 12 inci. Pengerjaan selama sebulan terhitung singkat. Namun, hasilnya sangat memuaskan.
"Sesuai target, sudah dapat penghargaan best street racing look," ujarnya setelah memenangi salah satu kategori kontes modifikasi di Surabaya. Sampai saat ini, Susi masih nyaman dengan hasil ubahan Celica tersebut. Dia masih belum ingin mengutak-atik Celica kesayangannya itu lagi(*/jpnn)




