REVIEW
Super Aguri Kekurangan Spare Part
Senin, 17 Maret 2008
Pasangan Super Aguri-Honda, Takuma Sato dan Anthony Davidson, sama-sama gagal finis di Grand Prix Australia kemarin. Tapi mereka sebenarnya masih beruntung, mobil kedua pembalap itu tidak mengalami kerusakan signifikan.
Sebab, Super Aguri menghadapi dua lomba pertama nyaris tanpa spare part. Gara-gara masalah keuangan menjelang musim balap ini, Super Aguri tak sempat menyiapkan banyak komponen cadangan untuk mobil yang berbasiskan Honda tahun lalu itu. Jadi, kalau mobil Davidson kemarin hancur, dia dipastikan tak bisa turun di GP Malaysia akhir pekan nanti.
"Pada dasarnya, mobil yang Anda lihat di sirkuit ya sudah itu. Hanya itu yang kami punya," ungkap Davidson seperti dikutip Reuters. "Segala kerusakan yang kami alami di sini, salah kami atau bukan, adalah game over untuk lomba berikutnya. Bahkan kalau suspensi rusak pun sudah cukup untuk mengakhiri lomba berikutnya," tuturnya.
Dengan kenyataan itu, tabrakan yang dialami Davidson pada lap pertama tentu membuat seluruh anggota tim tegang. Dia di-sandwich oleh dua pembalap lain, Kazuki Nakajima (Williams-Toyota) dan Mark Webber (Red Bull-Renault). Untung rusaknya minor.
"Saya merasa tidak bersalah apa-apa. Saya terjepit dua mobil, mencoba menghindari sesuatu yang tidak terhindarkan. Tak ada jalan lain selain tabrakan," tuturnya.
Situasi Super Aguri ini diperkirakan bakal membaik menjelang lomba ketiga di Bahrain. Sejumlah spare part dijadwalkan datang di sana. (aza)
Previous News






