REVIEW

Livina Masuki Pasar "Hatchback"

Rabu, 2 Januari 2008
Livina XR mengusung mesin HR15DE dengan teknologi terbaru yang responsive dan bertenaga karena dilengkapi electronic power steering (EPS) untuk mencegah power loss yang tidak mengambil tenaga mesin untuk pengoperasiannya. Selain itu, teknologi drive by wire yang biasa digunakan mobil kelas atas pun diadopsi Livina untuk membuat akselerasi yang lebih presisi dan lebih halus, pemakaian bahan bakar lebih efisien.

Livina yang lebih pendek 20 cm dibandingkan Grand Livina ini boleh jadi menjadi merek terakhir yang masuk ke segmen hatchback setelah sang fenomena Honda Jazz, yang disusul Toyota Yaris, Suzuki Swift, KIA Pride, Chevrolet Kalos, Hyundai Getz, dan Daihatsu Sirion. Dalam rentang harga ini, Livina bersaing pula dengan Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza.

Kehadiran Livina yang akan diluncurkan Januari 2008 ini menurut Deputy Director Sales and Marketing PT Nissan Indonesia Teddy Irawan, sebagai jawaban atas keluhan para pengguna hatchback. Seperti ruang penyimpanan/bagasi yang sempit, kelapangan ruang pada baris ke dua, hingga bentuk bodinya yang kecil. "Dengan varian ini, kami optimistis mematok target penjualan hingga 700 unit per bulan," ujar Teddy.
TOP REVIEW