REVIEW
Nissan GT-R otomatis lumpuhkan speed limiter jika masuk sirkuit
Kamis, 27 Desember 2007
Di Jepang, supercar Nissan GT-R dibatasi kecepatannya hanya 180km/jam, meskipun di Eropa dan Amerika Utara dibatasi hingga 250km/jam.
Namun itu tidak membuat pemilik GT-R di Jepang manyun. Mereka yang cerdik bisa mengakali teknologi-teknologi yang sudah built-in untuk tetap menikmati sensasi kecepatan diatas 180km/jam secara legal.
Nissan GT-R versi Jepang secara otomatis menghilangkan batasan kecepatan 180km/jam jika memasuksi sirkuit di Jepang. Ini bisa terjadi karena system GPS yang ada di mobil itu langsung mengetahui jika mobil masuk sirkuit dan mengirim sinyal ke ECU untuk melepas pembatas kecepatan.
Menurut para insinyur Nissan, mereka menggunakan level enkripsi tingkat tinggi pada ECU sehingga hanya sedikit orang di dunia ini yang bias menjebolnya. Jadi mereka menegaskan tidak mudah untuk mengakali ECU untuk melumpuhkan speed limiter.
Ini yang membedakan dari beberapa merek lain yang bisa dengan mudah mengintervensi speed limiter ECU. (*/mbl)
Previous News




