Raikkonen Tetap Bersama Ferrari

Raikkonen kini tengah menjadi sorotan media massa, menyusul buruknya prestasi pembalap itu yang membuat Raikkonen kini tertinggal 13 angka dari pimpinan klasemen umum F-1 yang ditempati Lewis Hamilton. Pembalap Finlandia itu tak mau menanggapi spekulasi yang menyatakan dia akan mengundurkan diri pada akhir musim kompetisi ini. Spekulasi itu berkembang, karena bila Raikkonen gagal meraih gelar juara dunia, dia diharapkan mau menjadi pembalap kedua yang mengawal rekan satu timnya, Felipe Massa, agar pembalap Brasil itu mampu menghadang lajur Hamilton. Saat ini, Massa menempati posisi kedua klasemen umum dengan 64 angka, dan hanya tertinggal 6 angka di belakang Hamilton.
Berbeda dengan Raikkonen yang terus diterpa isu, posisi Massa kini lebih aman di Ferrari. Apalagi setelah keberhasilannya mendominasi dua seri balapan Grand Prix F-1 di Hungaria dan Spanyol, yang kini membuatnya menduduki posisi kedua di belakang pembalap McLaren, Lewis Hamilton.
Di Montezomolo menyebutkan bahwa isu perpindahan Alonso cukup mengganggu para pembalapnya di Maranello. Dia lebih suka membicarakan adanya sekelompok pembalap yang melakukan uji coba di Sirkuit Monza pekan ini, yang menandakan bahwa dia hanya menginginkan perubahan kecil pada musim kompetisi 2009.
"Tentu saja," ujarnya saat menanggapi apakah dia akan mempertahankan pasangan Massa-Raikkonen di musim mendatang, "Segala kritik tentang Raikkonen membuat saya teringat ketika (pemain sepakbola) Filippon Inzaghi di klub Juventus. Waktu itu Inzaghi disebutkan berada dalam krisis bila dia tak mampu menghasilkan gol dalam tiga pertandingan yang dimainkannya. Bagi saya, tidak ada perubahan (bagi pembalap). Saya tetap mempunyai kontrak dengan para pembalap tersebut," tegasnya.
Dia menambahkan, "Kita jangan lupa bahwa Raikkonen adalah juara dunia, dan dia menang pada tahun lalu yang merupakan tahun pertamanya di Ferrari. Kini, dia telah berkontribusi untuk 17 kemenangan dan saya harap kurang baiknya prestasi yang diraihnya belakangan ini, tak membuatnya putus asa pada Grand Prix di Belgia. Apa pun itu, dia bukan pembalap yang sedang mengalami krisis. Tim kami harus bekerja bersama untuk memperbaiki penampilannya."
Pimpinan Ferrari itu juga tak mengenyampingkan, kemungkinan Massa pada tahun ini lebih berpeluang merebut gelar juara dunia. "Saya dengan tegas menyatakan bahwa Massa adalah pembalap yang telah berkembang bersama kami, dan kini dia cukup dewasa untuk merebut gelar juara dunia," katanya.(berbagai sumber)



