PROFILE
Prancis inginkan F-1 jalanan
Kamis, 7 Februari 2008
Menyusul seri Monte Carlo, Spanyol dan Singapura, Prancis menginginkan balapan jalanan serupa sebagai solusi dari seri Magny Cours yang terancam batal. Hal ini di sampaikanoleh walikota Versailles, yang mengutarakan ide ini pertama kali.
Surat kabar olahraga ternama Prancis L’equipe yang Juni lalu memuat keinginan Etienne Pinte, untuk mengadakan Grand Prix di Versailles. Isu ini kembali mencuat dalam dunia olahraga Prancis. Pinte berdalih bila gelaran F-1 diadakan di wilayahnya, akan membawa keuntungan sebesar 70 juta euro untuk wilayah kecil Prancis tersebut. Namun rencana ini ditentang keras oleh menteri kebudayaan Prancis Christine Albanel. Alasan Albanel memang sederhana, ia menilai Versailles merupakan daerah warisan budaya Prancis.
Albanel juga berpendapat mengadakan seri Grand Prix F-1 di Versailles merupakan ide gila, dan merusak rencana ramah lingkungan yang di lakukan oleh pemerintah Prancis. Namun Walikota Versailles, Pinte, tetap kukuh akan pendiriannya. Ia bahkan mengklaim telah mendapat dukungan dari wakil menteri Olahraga Prancis, Jean-Baptiste Marvaud.
Sejak 1906 Prancis selalu masuk dalam kalender F-1, sirkuit-sirkuit yang di gunakan termasuk Montlhéry, Reims, Rouen, Paul Ricard, Dijon-Prenois dan Magny-Cours. Magny-Cours sendiri yang telah menjadi penyelenggara F-1 sejak 1991, kali dalam tekanan untuk memperbaiki kinerjanya, atau Prancis di coret dalam gelaran F-1. (irac)
Previous News




