PROFILE
Stoner Lebih Populer Ketimbang Rosi
Selasa, 8 Januari 2008
Casey Stoner mengalahkan Valentino Rossi di lintasan sirkuit adalah hal biasa. Namun, Stoner mengungguli Rossi dalam hal popularitas bukan hal biasa.
Sebagaimana sudah diketahui, Rossi merupakan pembalap MotoGP paling populer. Buktinya, antara lain, selama delapan tahun, yakni sejak 1999 hingga 2006, pembalap Italia itu selalu mendominasi polling yang diadakan majalah Motosprint.
Namun, untuk pertama kalinya dalam periode delapan tahun, yakni pada tahun 2007, Rossi tak mampu lagi mendominasi polling. Stoner tampil sebagai pemenang polling tersebut.
"Casey mengantongi 52 persen dari total pemilih, unggul atas Rossi (14 persen)," ujar editor Motosprint, Stefano Saragoni, seperti dikutip koran Australia, The Age, Senin (7/1). Menurut Saragoni, kemenangan Stoner membuktikan betapa publik menikmati gaya dan kemampuan pembalap Australia ini.
Untuk itu, Selasa ini, Stoner, juara dunia MotoGP 2007, akan dianugerahi penghargaan yang cukup prestisius, Pembalap Terbaik versi Motosprint Tahun 2007. Penghargaan itu akan diberikan bertepatan dengan acara ekspos media Ducati-Ferrari musim 2008. Stoner rencananya berdampingan dengan pembalap F1 dari tim Ferrari, Kimi Raikkonen, dalam acara itu.
Raikkonen adalah juara dunia F1 tahun 2007. Ia mengantongi enam kemenangan dan berhasil mengungguli dua rival utamanya dalam perebutan gelar juara dunia, Lewis Hamilton serta Fernando Alonso.
Selain penghargaan dari majalah Motosprint, menurut The Age, Stoner juga dianugerahi gelar Pembalap Terbaik oleh majalah mingguan sepeda motor cukup berpengaruh, Motocycle News di Inggris, serta MotorsportAktuell di Jerman.
Semua penghargaan yang didasarkan pada polling pembaca itu menjadi bukti dari status Stoner yang kini telah layak disebut sebagai bintang. "Indah sekali rasanya mendapat semua penghargaan ini," kata Stoner.
Hal paling menyentuh bagi Stoner adalah fakta bahwa ternyata ada banyak orang yang memberi perhatian terhadap pencapaiannya bersama Ducati pada musim 2007. "Memenangi gelar juara dunia adalah cita-cita saya waktu masih bocah dulu dan Valentino merupakan idola saya, yang kini menjadi lawan saya di trek," kata Stoner.
Stoner yang hijrah ke Eropa guna meniti karier balap mengantongi 10 kemenangan dari 18 seri MotoGP 2007. Ia mempersembahkan gelar juara dunia bagi Ducati sejak pabrikan Italia itu menggeluti kembali MotoGP pada tahun 2003. (ato)
Previous News




