PADDOCK
Ganti Pimpinan, U Mild Tegaskan Komitmen

Kamis, 11 Juni 2009
Setelah empat tahun berkiprah di dunia otomotif tanah air, U Mild menegaskan akan mempertahankan komitmen yang telah dibangun selama ini. Konsep dari bikers untuk bikers serta penjenjangan bagi para bikers berprestasi akan tetap dilanjutkan untuk mendukung perkembangan dunia otomotif di Indonesia. Demikian ditegaskan oleh Brand Manager U Mild Ahmad Nasyiruddin yang menggantikan Brand Manager U Mild sebelumnya, Yasin Tofani Sadikin. Tofani sendiri sebagai penggagas U Mild U Bikers mendapatkan tantangan baru di brand Sampoerna Hijau. “U Mild U Bikers sudah on track, dan telah menjadi salah satu barometer gelaran otomotif bergengsi di tanah air, karena itu semua hal yang bagus di U Mild U Bikers akan dipertahankan dan yang kurang pasti diperbaiki,” kata Nasyir, panggilan akrabnya. Sembari melakukan transfer ilmu dari Tofani, Nasyir mengatakan akan terus berkomunikasi dengan para bikers untuk mencari masukan pengembangan kedepan, sesuai dengan konsep U Mild dari Bikers dan untuk Bikers.
Mengenai penggantian Brand Manager U Mild ini, Tofani mengatakan penggantian manajemen adalah sebuah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi dan tidak akan merubah segmentasi yang sudah ditancapkan. “Terima kasih terhadap semua pihak yang telah mendukung ajang U Mild U Bikers selama empat tahun terakhir. Kebetulan Sampoerna memberikan tantangan baru di Sampoerna Hijau. Bagi saya yang lebih penting adalah U Mild akan terus memberikan komitmennya yang tinggi bagi dunia otomotif tanah air dan menawarkan sesuatu yang lebih dari sekedar kompetisi olahraga bermotor. Saya percaya pak Nasyir mampu melanjutkan dan mengembangkan program yang sudah ada, khususnya penjenjangan pembalap,” tegasnya.
Tofani bercerita Nasyir juga bukanlah orang baru di brand Sampoerna, karena sudah 10 tahun bergabung di Sampoerna dan sebelumnya berpengalaman sebagai Brand Asssistant di Sampoerna A Internasional, Area Marketing Manager di beberapa wilayah, Associate Brand Manager Dji Sam Soe, Marketing Regional Manager, Marketing Business Development Manager, dan terakhir Portofolio Planning and New Product Development Manager serta pernah membidani peluncuran beberapa brand baru Sampoerna. “Ibaratnya pak Nasyir juru masak di belakang layar peluncuran produk baru, jadi sudah mengenal lebih dalam mengenai brand –brand Sampoerna termasuk U Mild,” kata Tofani.
Seperti halnya Tofani, Nasyir juga punya ketertarikan terhadap dunia otomotif, karena juga penggemar motor. Lulusan Teknik Mesin UGM ini bahkan suka mengotak-atik motor semasa kuliah dulu serta membuat event servis gratis bagi masyarakat sekitar kampus. “Selalu ada sebuah awal untuk semuanya, namun pengetahuan tentang dunia motor bagi saya selaku Brand Manager U Mild yang baru bukan hal yang asing. Semoga berbekal passion dan berbagi pengalaman dengan Pak Tofani dapat menjadi modal untuk meneruskan komitmen U Mild di dunia otomotif tanah air,” tandas Nasyir.
Komitmen U Mild di motorsport adalah mencari bibit-bibit pembalap berprestasi di kelas underbone untuk naik jenjang ke balap asia. Sementara untuk kelas supersport tahun ini masih fokus pada pengembangan kualitas pembalap. “Bulan September nanti Hendri dan Fadli akan belajar di superbike school di Portugal, tepatnya sirkuit Portiamo pada 24-25 September 2009. Dengan training langsung di salah satu sirkuit terbaik di dunia ini, mereka dapat meningkatkan skill dan tekniknya agar lebih kompetitif di kejuaraan Supersport Asia tahun depan,” tandas Nasyir.
Sejalan dengan itu U Mild juga membenahi sisi teknis dengan membawa mekanik asal Jepang. Sementara untuk underbone U Mild menggandeng Yamaha untuk mensupport motor dari tim U Mild U Bikers Indonesia Racing Team yang berlaga di Asia Road Racing Championship 2009 (ARRC). “Untuk kerjasama dengan pabrikan lain, tidak menutup kemungkinan karena dari sisi teknis U Mild membutuhkan partner yang terkait langsung dan punya kompetensi di bidang otomotif,” jelasnya.
Musim ini U Mild mendukung beberapa pembalap tanah air berprestasi dengan bendera U Mild U Bikers Racing Team di kelas underbone 115 cc ARRC, seperti Fitriansyah Kete, dan Rain Doni dari Samarinda, Kalimantan Timur, Sigit PD, Raka Sebastian dan Florianus Roy dari Yogyakarta, Jawa Tengah dan Anggi Permana dari Tasikmalaya, Jawa Barat. Klasemen sementara ARRC 2009 Kete berada di peringkat keempat dengan total nilai 42. Sigit PD yang sama sekali gagal meraih poin di Malaysia dengan 29 poin setelah finish di posisi ketiga dan keempat di dua race di seri Jepang. Anggi ke-12. Florianus Roy di peringkat ke-18 dan M. Raka di urutan ke-20.
Selain itu ada dua team yang disupport U Mild yaitu ASH U Mild Motorsport dengan pembalapnya Dwi Satria (GP Mono), Wawan Hermawan dan Hendriansyah (Supersport), serta Suzuki IRC U Mild AHRS dengan pembalapnya M.Fadli (Supersport,Indoprix), Wahyu Widodo (GP Mono, Indoprix) dan Rijaluddin Sidqi (Motoprix). Klasemen di Kejurnas Supersport Hendri nyaman di posisi puncak dengan poin sempurna 50, sementara Fadli di posisi runner up dengan 36 poin.
Previous News







