Banyak Masalah, Rifat Tetap Keempat
Pereli Indonesia Rifat Sungkar mempertahankan penampilan gemilangnya di seri kedua APRC (Kejuaraan Reli Asia Pasifik). Dia mengakhiri seri yang berlangsung di Canberra, Australia, itu di posisi keempat. Hasil tersebut sama dengan yang dia raih pada hari pertama, Sabtu (10/5).
Perjuangan berat harus dilalui Rifat dan co-driver-nya Bill Hayes (Australia) untuk menyelesaikan hari terakhir dan mempertahankan posisinya. Sejak SS (special stage) pertama pada hari kedua (SS 10), turbo yang terdapat di mobil Subaru WRX Sti mereka tak berfungsi. Akibatnya, Rifat tak mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kecepatan dan memperbaiki posisinya.
"Kami kehilangan banyak waktu di SS 10. Mobil kehilangan power hampir 50 persen karena turbo tak bekerja di SS sepanjang 28,5 kilometer itu. Sedangkan kami masih harus menyelesaikan dua SS lagi," ujar Rifat.
Rifat dan Hayes terpaksa memperbaiki sendiri kerusakan tersebut. Sebab, dalam peraturan, jika kendaraan berada di luar service area, pereli harus memperbaiki sendiri kendaraannya. Mereka baru bisa masuk ke service area usai menyelesaikan SS 11 (8,2 kilometer) dan SS 12 (19,1 kilometer).
"Saya bersama Bill mencoba untuk memperbaikinya sebaik mungkin. Tapi, tetap saja tak bisa sempurna. Sebab, turbo harus diganti," tambah Rifat.
Sementara itu, peringkat pertama juga tak berpindah tangan. Rekan setim Rifat yang juga memperkuat tim Subaru Motor Image Cody Crocker (Australia) menjadi yang tercepat hingga hari terakhir. Posisi kedua ditempati pereli Australia lainnya, Dean Herridge, dan diikuti Yanagisawa (Jepang) di peringkat ketiga. (ady/roq/jpnn)




