MOTOGP

Hayden dan Edwards Memburu Podium Laguna Seca

Kamis, 2 Juli 2009
Grand Prix Amerika Serikat di Sirkuit Laguna Seca akhir pekan ini bermakna istimewa bagi Nicky Hayden. Selain membalap di depan pendukung sendiri, pemilik julukan Kentucky Kid itu membukukan kemenangan perdana dalam ajang MotoGP di sana pada 2005.

"Tampil di kandang membangkitkan perasaan positif bagi saya akhir pekan ini. Saya sangat yakin motor dan tim bisa bekerja dengan baik," tutur Hayden sebagaimana dilansir Motorcyclenews.

Hayden cukup beruntung. Dia datang ke Laguna Seca dalam kondisi menanjak. Setelah terpuruk selama awal musim 2009, pekan lalu di Sirkuit Assen, Belanda, dia mampu membukukan hasil terbaik musim ini pada urutan kedelapan. Itulah satu-satunya finis Hayden di posisi sepuluh besar tahun ini.

Beberapa paket modifikasi di Desmosedici GP 9 ternyata cocok dengan Hayden. Bahkan, Hayden menyebut berpeluang bisa menembus lima besar andai tidak bermasalah dengan pegangan setir kiri.

"Kami harus bekerja keras agar semua mengarah pada misi yang sama. Saya yakin penonton memberikan sesuatu yang berbeda. Meski, hal itu tidak mampu meningkatkan kecepatan saya beberapa detik," papar juara dunia 2006 tersebut.

Berdasar statistik, Laguna Seca memang menunjukkan keberpihakan kepada Hayden. Dua di antara tiga kemenangan yang dia bukukan di MotoGP ditorehkan di sana pada 2005 dan 2006.

Sebagai pembalap lokal, Hayden memang memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap sirkuit sepanjang 3,602 km itu. Dia membukukan kemenangan pada dua tahun pertama MotoGP dilombakan di sana. Pada tahun ketiga 2007 dan keempat 2008, MotoGP ganti dimenangi Casey Stoner dan Valentino Rossi.

"Saya memang sangat mengenal sirkuit tersebut. Tetapi, kini semua pembalap juga memahaminya dengan baik, sulit untuk membuat prediksi saat ini," ujar Hayden.

Selain Hayden, pembalap Amerika lain yang berpeluang menembus barisan depan adalah rider Tech 3 Yamaha Colin Edwards. Seperti Hayden, dalam lomba sebelumnya di Assen, pembalap asal Texas tersebut tampil istimewa dengan finis keempat. Itu catatan terbaiknya musim ini.

Namun, catatan rekornya di Laguna Seca tidak sebaik Hayden. Dia hanya sekali naik podium di sana pada 2005. "Saya suka Laguna and Yamaha tangguh di sana," ucap Edwards. "Tetapi, saat ini sangat sulit untuk sekadar naik podium, termasuk akhir pekan ini," tambahnya.

Benar saja penilaian Edwards terkait dengan sulitnya menembus podium musim ini. Duo Fiat Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dalam dua lomba terakhir tampil di level berbeda. Posisi ketiga menjadi jatah Casey Stoner. Tak pelak, Hayden dan Edwards membutuhkan sedikit keajaiban untuk bisa mengubah konfigurasi podium tersebut.

" Ada sepasang pembalap yang ada di depan dan tidak mampu dijangkau radar saya. Kelompok kedua adalah target saya," ucap Hayden. (ady/ang/jpnn)
TOP MOTOGP NEWS