F1
Sayap McLaren Digugat
Rabu, 10 Maret 2010
SEPEKAN menjelang seri perdana F1 2010 di Bahrain, kontroversi tentang desain mobil mencuat. Ferrari dan Red Bull-Renault meminta agar FIA mengklarifikasi sayap belakang MP4-25 milik McLaren Mercedes.
Ferrari dan Red Bull menilai McLaren mendapat keuntungan ilegal dari lubang di bagian belakang sayap MP4-25. Lubang itu diyakini bisa membuat MP4-25 mendapat kecepatan tambahan 10 km per jam di trek lurus.
''Ada sesuatu yang memicu sedikit perdebatan di sayap belakang McLaren,'' kata bos Red Bull Christian Horner sebagaimana dilansir Telegraph. ''Mereka memiliki lubang (di sayap belakang) dan itu memberi keuntungan saat mobil berada di trek lurus,'' tambahnya.
Horner menyatakan, masalah tersebut tidak akan serumit masalah diffuser Brawn GP musim lalu. Namun, Red Bull perlu mendapat penegasan apakah itu legal atau tidak. Sebab, tidak ada satu pun tim yang memiliki desain seperti itu. ''Saya rasa masalah ini akan teratasi sebelum lomba perdana,'' tegasnya. (ady/ang/jpnn)
Ferrari dan Red Bull menilai McLaren mendapat keuntungan ilegal dari lubang di bagian belakang sayap MP4-25. Lubang itu diyakini bisa membuat MP4-25 mendapat kecepatan tambahan 10 km per jam di trek lurus.
''Ada sesuatu yang memicu sedikit perdebatan di sayap belakang McLaren,'' kata bos Red Bull Christian Horner sebagaimana dilansir Telegraph. ''Mereka memiliki lubang (di sayap belakang) dan itu memberi keuntungan saat mobil berada di trek lurus,'' tambahnya.
Horner menyatakan, masalah tersebut tidak akan serumit masalah diffuser Brawn GP musim lalu. Namun, Red Bull perlu mendapat penegasan apakah itu legal atau tidak. Sebab, tidak ada satu pun tim yang memiliki desain seperti itu. ''Saya rasa masalah ini akan teratasi sebelum lomba perdana,'' tegasnya. (ady/ang/jpnn)
Previous News







