F1
Hujan Pujian untuk Grand Prix Singapura
Senin, 29 September 2008
Lomba pertama di jalanan Marina Bay, Singapura, tadi malam berlangsung spektakuler. Suasana hidup, balapan pun seru penuh aksi. Tak heran bila banyak orang penting di Formula 1 menganggap Grand Prix Singapura berpotensi menjadi lomba paling bergengsi. Termasuk, mengalahkan gengsi GP Monaco, yang selama puluhan tahun menjadi tontonan paling ditunggu penggemar F1!
''Lomba ini punya peluang besar menantang Monaco menjadi balapan F1 paling bergengsi,'' kata Frank Williams, bos Williams-Toyota, sebelum lomba tadi malam. ''Itu komentar yang sangat akurat. Di sini cuacanya baik, lintasannya baik, dan tribun penuh. Di sini ada banyak antusiasme,'' lanjutnya sebagaimana dilansir Autosport.
Kalau Ron Dennis, bos McLaren-Mercedes, tidak segamblang itu dalam menggambarkan dahsyatnya GP Singapura. Pria yang dikenal paling rapi jali di F1 itu menyebut balapan malam ini punya dampak besar untuk masa depan seri paling bergengsi tersebut.
Dengan sukses Singapura, kata Dennis, sekarang semua lomba bisa disesuaikan jamnya untuk meningkatkan eksposure dan -kemudian- pemasukan F1 dan tim-tim pesertanya.
''Kita bisa menerapkannya di mana pun di dunia. Antara menyesuaikan jamnya dengan waktu paling ditonton di Eropa, atau yang di Eropa pun diubah supaya lebih spektakuler lagi,'' paparnya. ''Sekarang akan ada analisis, untuk menentukan kapan paling enak menonton grand prix di televisi. Lomba (di Singapura) ini akan menentukan tren baru,'' tegasnya.
Komentar Dennis itu didukung rekan kerjanya, bos Mercedes-Benz Motorsport Norbert Haug. ''Seandainya (GP Singapura) diselenggarakan pukul 2 siang, maka itu adalah pukul 8 pagi di Jerman, dan bakal ditonton rata-rata tiga juta orang. (Kalau malam seperti ini) berarti siang di Jerman, dan kita mendapatkan sedikitnya tujuh juta pemirsa (di Jerman),'' ungkapnya.
Itu hanya di Jerman. Belum di negara-negara Eropa lain. Karena itu, Haug menegaskan, lomba malam yang supermahal tersebut tetap banyak gunanya untuk promosi Singapura.
Apalagi, lanjut Haug, sirkuitnya menantang dan tampilan lomba malam sangatlah indah. ''Biasanya, kalau datang ke venue baru, kadang kita kecewa karena tidak memenuhi ekspektasi. Tapi, di sini justru sebaliknya. Saya mengharapkan foto-foto yang indah. Malam dan lampu berfungsi seperti studio foto. Luar biasa,'' tandasnya.
Para pembalap sendiri sudah menyatakan kagum atas sirkuit jalanan Marina Bay itu. Memang terlalu bergelombang, tapi sangat menantang dan ''berkarakter''.
Lewis Hamilton, bintang McLaren, sudah bilang bahwa sirkuit itu lebih menantang daripada Monaco. ''Satu lap di sini sama dengan dua lap di Monaco,'' katanya.
Felipe Massa, andalan Ferrari, punya komentar sama. ''Sirkuit ini sangat sulit dan menuntut konsentrasi penuh lap demi lap. Tidak ada ruang untuk kesalahan. Jauh lebih sulit dari Monaco,'' ujarnya usai meraih pole position Sabtu malam lalu. (aza/jpnn)
Previous News




