F1
Ferrari berjuang mengembangkan KERS
Jumat, 12 September 2008
Direktur teknik Ferrari Gilles Simon, mengakui timnya tengah berjuang untuk menyempurnakan sistem KERS, atau sistem pemulihan energi yang akan di pergunakan di mobil-mobil balap F1 tahun depan.Namun beberapa tim di F1, masih menunjukan ketidaksiapan mereka untuk mengadaptasi teknologi yang sudah banyak di kembangkan pada mobil-mobil jalan raya tersebut. Ferrari sebagai tim besar di dunia balap jet darat ini, termasuk salah satu tim yang berjuang untuk menoperasikan sistem terbaru ini.
Seperti yang di kemukan oleh Simon, "KERS merupakan hal yang amat kompleks, yang menyebabkan kami harus berhadapan dengan penyesuaian baru yang rumit. Kami terus mempelajarinya tiap hari, kami berjuang untuk meraih kesempurnaan, agar balapan di musim depan berlangsung lancer."
Pria asal Prancis tersebut juga sempat menyatakan pendapatnya kepada Autosport , jika tidak semua tim F1 akan meraih keuntungan dari teknologi ini. Sistem KERS di keluarkan oleh FIA, untuk menekan biaya tiap tim F1.
Sistem ini mengambil energi dari roda, dan menyimpannya ke batere atau aki, tenaga dari batere inilah yang di gunakan untuk memutar motor listrik untuk kembali berakselerasi. Tidak semua uji coba teknologi adaptasi terbaru untuk F1 ini berjalan lancar. Seperti yang dialami tim BMW Sauber, dimana seorang mekaniknya tersengat listrik saat latihan ketika mencoba sistem baru ini. (Autosport.com)
Previous News




