F1
Kimi Minta Ganti Mesin
Selasa, 24 Juni 2008
Masa dua minggu menjelang GP (Grand Prix) Inggris bakal menjadi periode sibuk bagi tim Ferrari. Penyebab utamanya adalah kerusakan knalpot pada mobil yang ditunggangi Kimi Raikkonen. Secara terang-terangan, dia meminta mesin pengganti untuk balapan yang berlangsung di Sirkuit Silverstone pada 6 Juli mendatang tersebut.Kimi memakai haknya untuk meminta perubahan pada mesin F2008 lebih awal daripada yang diperkirakannya musim ini. Knalpot sisi kanan yang lepas menjadi akar masalahnya. Kekecewaan besar harus diterima juara dunia musim lalu itu di GP Prancis akhir pekan silam.
Pembalap asal Finlandia tersebut sepertinya akan mendapatkan hasil sempurna di GP Prancis. Start dari posisi terdepan, Kimi tak banyak mendapat halangan di awal lomba. Bahkan, dia sempat mencatat fastest lap lomba. Nasib sial menghampiri pada pertengahan lomba, knalpot kanan mobilnya lepas.
Tak sampai di situ, panas yang dihasilkan mesin sampai membakar bodi belakang mobil. Kesialan itu memaksa Kimi untuk melambat dan tampil lebih hati-hati.
"Kerusakan knalpot membuat perubahan pada setting keseluruhan dan memberikan lubang besar di bodi mobil," ujar pembalap berjuluk The Iceman itu. "Di beberapa lap menjelang akhir, serasa akan berhenti, beberapa kali. Jadi, sudah ada pikiran, saya tak bisa finis. Beruntung, mobil ini cukup kuat dan masih cukup cepat, ditambah jarak yang jauh dengan posisi ketiga," tuturnya.
Menurut Kimi, pada dasarnya dia hanya kehilangan power mobilnya. Namun, untuk menjalani GP Inggris, dia merasa mobilnya tak bisa hanya mengalami perbaikan kecil. Perubahan besar harus dilakukan.
Untuk itu, dia harus menggunakan hak "bebas penalti" musim ini lebih awal. Dalam peraturan yang berlaku di Formula 1 (F1) musim 2008, mesin pembangkit di mobil harus tetap sama dalam dua lomba. Pergantian di luar jadwal mendapatkan penalti sepuluh posisi start. Namun, ada celah yang bisa dimanfaatkan Ferrari, yaitu hak "bebas penalti'' yang bisa digunakan sekali semusim. (*/jpnn)
Previous News




